Lima Hal Pentingnya Social Media untuk Kebutuhan Bisnis


Seorang eksekutif membahas strategi Home Depot pengecer rumah bangunan untuk menarik konsumen melalui Facebook, Twitter, dan blog untuk berinteraksi dengan pelanggan

Oleh Brad Shaw

Home Depot (HD) mulai menyadari pentingnya berkomunikasi langsung dengan pelanggan pada tahun 2007. Seorang blogger menyarankan HD  tentang pentingnya layanan pelanggan dengan memulai dengan sebuah postingan yang akan menarik ribuan komentar. Di masa lalu mungkin HD selalu merespon tapi dengan ‘suara’ perusahaan, namun salah seorang eksekutif HD kemudian mengambil langkah berbeda dan sebuah terobosan baru di perusahaannya. Dia menulis tanggapan pribadi dan mengakui bahwa blogger tersebut benar bahwa HD harus bekerja keras untuk memperbaikinya.

Social Media sejak saat itu telah menjadi jalan bagi HD untuk meningkatkan layanan pelanggan bukan hanya dianggap sebagai ‘kendaraan’ bagi mereka untuk berinteraksi. Tahun 2008 HD mulainya dengan Twitter, namun banyak solusi pelanggan sedang membutuhkan pertolongan namun dibatasi oleh 140 karakter. Pada tahun 2009 HD meluncurkan Facebook Fanpage dan setahun kemudian meluncurkan DIY (Do It Your Self) Community Online, http://community.homedepot.com

 

 

 

 

 

 

Home Depot memutuskan untuk meminta seorang store associates menjadi key person dalam berinteraksi sosial. Dia adalah salah seorang yang menguasai produk dan ahli di bidangnya seseorang yang dibutuhkan pelanggan. Rasanya dia adalah pilihan yang tepat untuk berinteraksi dalam social media.

Berikut adalah lima pelajaran yang dapat kita pelajari tentang social media dari pengalaman Home Depot bertumbuh -kembang.

Anda tidak dapat mengontrol pembicaraan. Anda harus belajar dari nyaman menjadi tidak nyaman. Anda harus terbiasa melihat dan mendengar hal-hal buruk tentang merek Anda dibicarakan di forum publik. Anda harus membiarkan orang memiliki mikrofon secara eksklusif, atau Anda turut ambil  bagian dalam percakapan di mana Anda berusaha mengatasi kekhawatiran mereka. Kita seharusnya tidak boleh menyampaikan promosi perusahaan. Ini harus menjadi sebuah percakapan yang natural, apa adanya tanpa rekayasa. Ambil sisi positifnya, hal-hal positif yang dikatakan orang tentang merek Anda akan memperkuat posisi merek. Pelanggan akan dengan senang hati berkunjung ke  Fanpage untuk mencari tahu tentang berbagai produk Anda dan  pesan positif tentang merek Anda memiliki berdampak yang jauh lebih baik dan kredibilitas perusahaan akan langsung didengar oleh para Facebook fans.

Jadilah Diri Sendiri. Jangan buat perusahaan Anda berbeda antara online dengan offline. Social Media akan mengekspos sifat nyata dari budaya perusahaan Anda. Jika Anda mencoba untuk menjadi sesuatu yang bukan diri sendiri, pelanggan anda akan lari. Misalnya, jangan coba untuk menjadi ‘hip atau edgy’ dalam strategi sosial Anda jika itu tidak mencerminkan budaya perusahaan Anda. Aktivitas sosial Anda harus mencerminkan realitas. Menyambut kritik pedas dan memberi umpan balik akan mencerminkan sifat  asli dan transparansi perusahaan. Demikian juga Anda harus mendorong rekanan yang menggunakan social media untuk menulis dengan cara mereka berbicara sehari-hari. Mereka tidak perlu takut untuk mengatakan “hei”,  tetap informal dalam percakapan dan menggunakan nama asli mereka.

Ini tentang banyak orang. Untuk benar-benar melibatkan audien Anda, jagalah keseimbangan antara komunikasi dengan orang dan promosi produk Anda. HD menemukan fakta bahwa tingkat keterlibatan dan topik yang dibuat secara ril lebih tinggi untuk konten bagi kepetingan banyak orang. Fanpage HD mendapat reaksi positif dari  cerita tentang salah satu member bagaimana Home Depot membangun jalan kursi roda untuk pelanggan yang cacat fisik. Atau ketika salah satu toko HD mengadopsi anak kucing yang ditinggalkan pemiliknya. Hampir setiap minggu, mereka memposting perkembangan kucing di Facebook. Orang lain bahkan membuat Fanpage dengan Orange Homer Bucket produk yang dijual di Home Depot – di mana banyak orang melihat. Jenis posting seperti itu akan menarik orang untuk melirik merek Anda bahkan membuat mereka menyadari bahwa Anda bukan hanya ‘monolit tak berwajah’.

Pelanggan Anda membutuhkan tangan expertise yang mengerti kebutuhan mereka. Home Depot memutuskan untuk menggunakan ‘real store associates’ untuk mengisi konten DIY Community online, serta mengupdate Facebook dan Twitter. Kita dapat mengajarkan ‘real store associates’ tentang media sosial HD (meskipun kenyataannya mereka telah mengajarkan banyak), namun HD tidak bisa memberikan orang lain tentang pengetahuan dan keahlian produk-produk Home Depot. Untuk itulah  pelanggan mencari HD. HD berusaha agar pelanggan merasakan pengalaman yang sama antara berkunjung ke dunia maya Home Depot dengan datang langsung ke toko Home Depot.

Nah, siapkan anda dan bisnis anda bersosial media.

Sumber : http://buswk.co/oGdL4R

Advertisements

Memanfaatkan Quick Response Code untuk Mempromosikan Bisnis Anda


Seorang konsultan pemasaran digital adalah orang yang tepat bagaimana Quick Respond Code  bekerja dan  dan bagaimana memasukkan Quick Response Code  ke dalam rencana pemasaran perusahaan

Oleh. Karen E. Klein

Fatheadz telah lama digunakan sebagai sponsor mobil balap untuk mempromosikan lini oversize sunglassesnya. Tapi karena penggemar balap tidak sering masuk ke situs resmnya Fatheadz, Chief Executive Rico Elmore merasa telah kehilangan kesempatan dalam pemasaran. Setelah belajar tentang Quick Response Code awal tahun ini, ia melakukan tindakan dengan melakukan beberapa perubahan besar. Sekarang, pengguna ponsel pintar yang ingin mendapat informasi  tentang driver favoritnya akan melihat kacamata Fatheadz itu. Meskipun data penjualan masih dala proses, Elmore mengatakan bahwa bulan Juni adalah  bulan terbaik bagi perusahaan di Indianapolis dibanding penjualan bulan sebelumnya.

Quick Response Code  dikembangkan sekitar 15 tahun lalu, tapi mereka hanya mulai diadopsi oleh perusahaan-perusahaan kecil di AS seperti Elmore, kata Jared Smith, CEO of Talent Evolution, sebuah konsultan pemasaran digital di Laguna Niguel, California, setelah Smith berbicara dengan kolumnis Quick Answer Karen E. Klein tentang menggunakan kode.

Karen E. Klein: Darimana  QR Code berasal?

Jared Smith: Ini sebenarnya sudah ada sejak pertengahan 1990-an, terutama di Jepang. Di AS, mereka baru memakainya dalam 18 bulan terakhir. Orang-orang mulai memperhatikan QR Code pada produk dan di majalah. Saya melakukan banyak seminar dan berbicara tentang mereka karena pemilik usaha kecil yang mulai bertanya-tanya bagaimana untuk memanfaatkannya.

Bagaimana QR Code bekerja?

QR Code sebenarnya kode bar 2D yang anda scan dengan smart phone atau perangkat mobile lainnya. Anda harus men-download pembaca QR Code, maka anda dapat menggunakannya untuk mengakses semua jenis informasi, termasuk alamat web, informasi kontak pribadi atau profesional, atau internet lnding page. Ada beberapa aplikasi QR dapat Anda download secara gratis.

Jadi, anda harus tahu sedikit tentang QR Code dan anda harus mendapatkan teknologi untuk dapat menggunakannya. Apakah yang membuat QR Codes eksklusif ? Ya, anda harus bias tahu  untuk menggunakannya, tetapi sekali anda memahamnya, itu sangat mudah untuk mempelajari lebih lanjut. Saya telah membuat QR Code meledak membawanya ke berbagai seminar saya, dan orang-orang kagum. Mereka selalu mengatakan, “Saya telah melihatnya. Apa itu?”

Apa anda sebagai pemilik bisnis tidak menyadari kekuatan QR Code ?

Hanya sekitar 50% tidak tahu apa yang saya bicarakan. 50% lainnya agak akrab dengan teknologi. Semua dari mereka ingin tahu lebih banyak, terutama tentang bagaimana mereka dapat mulai menggunakan QR Code.

Apa ini cara terbaik untuk bisnis kecil untuk menggunakan QR Code ?

Kami merekomendasi klien kami menggunakannya untuk mendorong orang menggunakan produk tertentu atau jasa, bukan hanya sebagai link ke website mereka. Bila anda menggunakannya untuk pertama kali, anda perlu untuk mengedukasi target audience tentang QR Code. Katakan kepada mereka apa yang harus dilakukan: “Scan kode ini dan mendapatkan informasi lebih lanjut” atau “menerima diskon.”

Kita lihat bagaimana QR Code akan bekerja terbaik sesuai dengan rencana pemasaran secara keseluruhan.

QR Code adalah alat komunikasi yang bagus untuk memanfaatkan kegiatan offline, kampanyekan di iklan cetak, atau kartu bisnis anda, atau mungkin kemasan produk anda. Kita akan lihat hasilnya segera.

QR Code dapat membawa mere ke specific landing page, seperti  video testimonial video atau link perusahaan anda ke halaman Facebook. Salah satu hal utama adalah memiliki QR Code memberikan tingkat tambahan informasi. Tunjukan pada target audience anda bahwa produk anda benar-benar keren.

Anda juga dapat menggunakan QR Code sebagai alat pelacakan dengan mengikat ke sebuah promosi khusus. Sebagai contoh, kita menggunakan untuk mempromosikan sebuah acara seminar dan memberi mereka yang telah menscan disko sebesar 25%. Itu metrik besar.

Bagaimana suatu perusahaan membuat  kode ini ?

Cukup anda gunakan alat yang disebut generator QR Code. ; contoh : http://qrcode.kaywa.com/. Dan ini gratis. Dan ada beberapa aplikasi yang berbeda dapat anda gunakan untuk menghasilkan QR Code. Anda memasukkan URL di mana anda ingin kode ini masuk dan kemudian anda mendapatkan gambar kode. Anda tinggal klik kanan dan copy paste ke materi anda.

Dan jika Anda menggunakannya pada bahan cetak, anda tinggal kirim ke desainer anda atau atau cetak terlebih dahulu. Sebelumnya pastikan QR Code telah diuji Anda tidak ingin konsumen potensial anda datang ke tempat yang salah bukan ?

Hal lain yang harus anda  ingat adalah pastikan halaman link ke QR  Code  telah siap, sehingga orang dapat melihat QR Code dengan mudah dalam teleponnya.

Sumber : 

Using Quick Response Codes to Promote Your Business – BusinessWeek http://buswk.co/qil304 via @BW

Coba anda baca Quick Response Code ini :

9 tips praktis bagi seorang juru bicara

Saya kadang-kadang berfikir bagaimana cara mempersiapkan seorang ‘spoke person’ atau juru bicara bisa berhasil mempersiapkan wawancara pertamanya hanya dalam 10 menit bahkan kurang ? Meskipun bisa saja seorang pemula bisa berubah menjadi seorang juru bicara yang brilian hanya dalam hitungan menit. Atau bisa saja seseorang yang dalam peringkat 4 bisa melompat ke peringkat 6 hanya dengan beberapa menit persiapan.

Berikut ini sembilan tips penting yang wajib dilakukan oleh sang juru bicara. Tips ini sangat penting terutama bagi anda seorang pemula.

  1. Develop a message: Ini sangat penting  apa yang ingin anda sampaikan pada saat wawancara. Tuliskan tiga  kalimat yang paling penting anda ingin berkomunikasikan kepada penonton.
  2. Repeat, repeat, repeat : Anda harus mengartikulasikan setidaknya satu dari pesan anda dalam setiap jawaban. Anda tidak harus seperti burung beo yang selalu mengulang kembali kata demi kata tetapi harus mengkomunikasikannya dengan cerdik, dan fokus pada pesan inti.
  3. Transition: Tidak ada pertanyaan “sempurna”. Ini pekerjaan Anda sebagai juru bicara untuk membuat transisi, atau “jembatan,” dari pertanyaan mereka untuk pesan anda. Untuk membantu anda melakukan itu, anda dapat menggunakan baris seperti, “Yang paling penting untuk diingat adalah …” atau, “Yah, seperti apa yang kita lihat di sini adalah ….”
  4. Don’t make a new friend: Jika dalam  20 menit  wawancara anda berjalan lancar, anda mungkin berpikir pada diri sendiri: “Wow. Ternyata tidak sulit sama sekali” Saat anda merasa nyaman dan mulai berpikir bahwa reporter adalah teman anda, anda akan kesulitan untuk menjauh bahkan akan sering membuat kesalahan. Ingat anda boleh bersikap ramah tapi ingat mereka  bukan teman anda.
  5. Speak everyday English: Anda mungkin berpikir anda terdengar lebih kredibel jika Anda berbicara dengan istilah-istilah dan jargon hebat. Justru itu akan  menjadi penghalang antara anda dan audiens. Ketika berbicara dengan khalayak umum, menggunakan kata-kata yang mudah dimengerti.
  6. Don’t bury your lead: Ketika menjawab pertanyaan, jangan mengarah kepada kesimpulan anda. Berikan bagian yang paling menarik dari jawaban anda. Jika anda memiliki cukup banyak waktu, anda dapat kembali dan menyediakan topik lebih banyak tetapi jika anda tidak mendominasi, wartawan dapat dengan mudah memotong pembicaraan  sebelum anda mendapatkan kesempatan.
  7. Be your most engaging self: Ini terdengar seperti nasihat klise, tapi tidak. Kebanyakan juru bicara baru berpikir mereka harus mengubur sifat asli mereka yang harus terlihat seperti seorang juru bicara yang “resmi” atau “kredibel”. Justru itu akan terlihat membosankan. Jadilah diri anda sendiri. Sikap tubuh yang penuh kehangatan dan tersenyum yang menyenangkan.
  8. Speak 10 percent louder than usual: Jika Anda pergi ke depan televisi dan berbicara pada volume yang biasa, mungkin akan keluar dengan nada datar bahkan tidak terdengar sama sekali. Untuk sebagian besar dari kita, TV memiliki efek “mematikan” , berarti Anda harus berbicara sedikit lebih keras dari suara biasanya. Plus, meningkatkan volume biasanya membantu menghidupkan bahasa tubuh Anda.
  9. Watch your tone: Jika Anda merasa defensif, anda akan terlihat defensif. Daripada ucapan anda terlihat panik, mendingan anda bersikap tenang. Jika anda tidak memiliki jawaban yang tepat, penonton akan  cenderung untuk percaya tanggapan dari juru bicara yang tidak defensif.

 

Sumber: http://bit.ly/hmhsR8

Cara mudah membangun brand anda secara online

Public relations dan branding sangat penting bagi semua bisnis, terlepas dari seberapa kecil atau besar itu. Publik dan konsumen harus tahu tentang bisnis anda dan apa yang anda lakukan. Berikut adalah tips sederhana apa yang harus anada lakukan untuk membangun branding.

Artikel ini akan memberi anda beberapa ide tentang bagaimana cara mendapatkan “nama” secara on-line sehingga anda dapat mengembangkan bisnis anda.

Apa yang anda harus lakukan :

  • Bisnis Aktif – forum jaringan itu penting dan forum web adalah cara terbaik untuk membuka jaringan online. Ada forum web untuk hampir semua kategori dan saya yakin anda akan menemukan satu untuk bisnis anda. Anda harus bergabung untuk membantu dan membuat kontak dengan orang lain dalam bisnis yang sama dengan anda. Ini adalah cara murah untuk membangun merek anda
  • Memiliki Blog – blogging adalah salah satu alat baru yang terbaik untuk orang-orang bisnis. Itu memberikan anda kesempatan untuk berbagi informasi dengan calon klien dan komunitas yang sudah ada. Blog, juga dapat memberikan anda kesempatan untuk mendapatkan pesan instan feedback. Informasi ini juga dapat diperoleh dari berbagai mesin pencari seperti Google atau Yahoo.
  • Menulis dan mengirimkan artikel tentang anda, layanan anda atau produk, direktori artikel anda adalah cara lain promosi besar dan murah untuk anda, menempatkan anda sebagai ahli di bidangnya. Itu juga memberi keuntungan tambahan untuk membantu anda mengoptimalkan untuk mesin pencari, dan dapat menyediakan link untuk mentransfer pembaca yang tertarik untuk mengunjungi situs anda.
  • Menulis Siaran Pers. Siaran pers tradisional ditulis dikirim ke media tradisional dan dari sana anda menyampaikan pesan kepada target yang akhirnya akan dipublikasikan ke publik. Sejalan dengan membomingnya social media dengan mengirimkan press release on-line, anda dapat memotong sumber-sumber media tradisional dan langsung bertemu audiens anda. Dengan mengirim artikel tersebut anda juga memiliki kesempatan untuk mengoptimalkan mesin pencari dengan on-line newsletter.

Inilah saat yang tepat untuk membangun brand anda yang akan membantu mengembangkan bisnis yang anda bangun. Jika anda kesulitan silahkan datang kepada ahlinya.

Disarikan dari :

http://www.aboutu.gr/en/build-your-brand-on-line/#.Tm7J3aXQ-3c.twitter via

Blogger Relations: Know Your Audience

by. Gini Dietrich (SpinSucks)

In the 1970s and 1980s, Folgersran an advertising campaign that had hidden cameras showing diners enjoying coffee in high-end restaurants. The catch? The coffee was actually Folgers and not some hoity toity brand you’d expect in a white tablecloth restaurant.

Many other companies have replicated the campaign, including Domino’s, Pizza Hut, Coke, Pepsi, and now Marie Callender’s.

Last month, ConAgra, the company that owns the brand, and Ketchum, their PR firm, invited food and mom bloggers to a night out with “Ultimate Cake Off” host George Duran and (my favorite) food analyst Phil Lempert. The invitation was to an underground NYC restaurant, Sotto Terra, where they were told they’d enjoy a “delicious four-course meal,” the celebrity chef’s “one-of-a-kind sangria,” and learn about food trends.

What they were never told is that the lasagna and dessert from dinner were both actually frozen meals from Marie Callender’s. And hidden cameras caught all the action.

“The twist at the end was not dissimilar with what brands like Pizza Hut and Domino’s have done in the recent past with success,” said Stephanie Moritz, senior director of public relations and social media at ConAgra, referring to hidden-camera advertising campaigns. ConAgra expected to use the footage for promotional videos on YouTube and its website, and for bloggers to generate buzz when they wrote about being pleasantly surprised.

Turns out, upon finding out, bloggers were not pleasantly surprised. Sure, 62.5 percent of them enjoyed the food when they thought it was something prepared by George Duran and his team. But when discovering the switch they were outraged.

Many of them blogged about the whole evening being a “sham,” but most were upset by the fact that they live and preach organic living, only to discover the food they were served was not only highly processed, but also included 36 percent of their daily sodium intake.

Clearly bloggers are not the right medium for this kind of event. Going to festivals and street fairs and outdoor events and doing side-by-side hidden comparisons with consumers is a better choice.

For all of us who counsel clients (either internally or externally) there is a very valuable lesson here…and one I talk about consistently when I speak. Bloggers are the fifth estate and should be treated just like media. Traditionally, you would never invite reporters to a night out like this and then expect them to write stories. It’s seen as dishonest and unethical when working with that audience.

So why are bloggers any different?

This is a simple case of knowing your target audience, which is something our industry always tries to shortcut. But the research to gain the intimate knowledge of what they write and their beliefs, cannot be discovered through a shortcut, an algorithm, or a media list.

If bloggers and media fit your target audience, then perhaps a special night out for them and two of their readers is a good idea. But inviting bloggers who wouldn’t buy your product or service? Bad idea.

Sources : ttp://bit.ly/o3EsPv via @AddThis

Apakah Perusahaan Anda sudah TEBEKA?

Oleh. Dandan Hamdani

Ketika anda memutuskan perusahaan anda menjadi perusahaan terbuka dan listing di BEJ, apalagi jika pada saat IPO (Initial Public Offering) perusahaan mampu mengumpulkan dana masyarakat dengan harga saham sangat tinggi. Tapi apakah persoalan selesai sampai disitu ?

Bukan hanya perusahaan harus memiliki team External Communications Department yang digawangi oleh Corporate Secretary tapi kinerja perusahaan sangat dipetaruhkan. Masyarakat terutama para pemilik saham perusahaan anda sangat berharap harga saham akan naik terus. Bagaimana mengantisipasinya ?

Pemberitaan yang baik dan berkesinambungan amatlah diperlukan agar harga saham bertahan di level yang baik bukannya fluktuatif seperti roller coaster. Bapepam (Badan Pengendalian Pasar Modal) pasti akan menegur anda, ada apa dengan perusahaan anda ? mengapa bisa begiu ? dan sejuta teguran lainnya.

2 hal penting yang harus anda lakukan :

1.     Media Monitor. Sepintas pekerjaan in sangat sepele namun bagi perusahaan yang sudah TEBEKA, monitoring media itu penting. Memonitor media agar sebelum mendapat pemberitaan yang cenderung netral bahkan negatif, anda sudah mengantisipasinya terlebih dahulu sebelum berita menjadi bola salju yang berakibat pada krisis manajemen.

2.     Media Relations. Kegiatan ini penting untuk membuat berita tentang korporasi tetap konstan, baik dan terarah.

Memang terasa mahal jika anda melihat harga yang ditawarkan oleh agensi PR yang anda minta menawarkan jasanya. Hubungi kami untuk solusi anda …