Category Archives: Case Study

Qyvision PR Raih Pemenang Pertama PR Week Awards Asia 2013 Mengalahkan Hongkong, Singapura dan Korea Selatan

 

 

website1

 

 

 

 

 

PRWeek13webQyvision PR sebuah perusahaan public relations independen Indonesia diumumkan sebagai PR agensi dari Indonesia peraih pemenang pertama di kategori Public Sector Campaign of the year 2013 di ajang PR Week Awards Asia 2013 yang baru saja diumumkan di Hongkong, China pada tanggal 27 Juni 2013 dan dihadiri oleh lebih dari 300 orang Praktisi PR dari seluruh kawasan Asia Pasifik.

Kampanye Qyvision PR yang terpilih adalah “Pilih Hewan Qurbanmu” (“Select Your Sacrificed Animal”) sebuah kampanye masyarakat tentang memilih hewan qurban yang baik dari Dinas Kelautan dan Pertanian Pemprov DKI Jakarta. Qyvision PR mampu mengalahkan kampanye serupa dari Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan Singapura, Kementrian Sosial dan Pembangunan Keluarga Singapura, Asosiasi Pencegah Bunuh Diri Korea Selatan dan Yayasan Kanker Hati Hongkong. PR Week Awards adalah ajang penganugerahan Program PR terbaik dari seluruh agensi PR di dunia yang diselenggarakan oleh Campaign International. Kompetisi ke-12 ini diikuti oleh 500 program PR terbaik di seluruh kawasan Asia-Pasifik, termasuk Taiwan, China, India, Selandia Baru, Jepang dan Australia. Program-program tersebut diseleksi dan dinilai oleh 21 juri yang terdiri para profesional dan senior eksekutif agensi dari seluruh kawasan Asia Pasifik mencari program yang menjadi benchmark yang mampu mendorong industri PR ke depan di seluruh kawasan.

Tahun 2012, Qyvision PR menyabet penghargaan serupa yaitu Gold Winner di ajang Asia Pacific Sabre Awards 2012 melalui Program CSR PT. Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) “Aku Bisa” (”I Can”) yang diselenggarakan oleh The Holmes Report, London. Prestasi yang telah diraih Qyvision PR membuktikan bahwa kesungguhan hati adalah kunci utama setiap keberhasilan, tentunya selalu berorientasi pada hasil akhir. Dan setiap program yang dirancang selalu dengan strategi yang tepat sasaran.

“Kunci sukses kami adalah menyusun strategi PR tepat sehingga mampu mengkomodasi tujuan klien melakukan strategi komunikasi. Hal yang penting bagi kami, jika klien mengeluh tentu ada solusinya asal kita mau mendengarkan setiap keluhan tersebut. Meskipun usia Qyvision PR masih sangat muda bukan menjadi halangan untuk selalu mengukir prestasi”, ujar Dandan Hamdani, Director Qyvision PR.

PT. Dinamika Dunia Kreasi atau dikenal dengan nama Qyvision PR adalah butik PR dan agensi PR lokal yang berdiri tahun 2010 di Jakarta, Indonesia. Sejak pertama berdiri agensi ini sudah mengukir banyak prestasi, tahun 2011 Qyvision PR dinominasikan di ajang Sabre Awards 2011. Di tingkat Nasional, Qyvision PR peraih 2 kali berturut-turut MIX Awards 2011 dan 2012 untuk kategori Kampanye Sosial yaitu The Anatomy Show dan Klik Hati 2012. Saat ini berbagai perusahaan multinasional mempercayakan program komunikasinya kepada Qyvision PR. Kunjungi websitenya : www.qyvisionpr.com

Advertisements

Saatnya Blue Bird bertindak menyelamatkan nama besar

Tahukah anda, peristiwa yang menimpa Blue Bird Group yang bertubi-tubi akhir-akhir ini ditakutkan akan mempengaruhi brand BLUE BIRD yang sudah bertahun-tahun dijaga dan dipercaya kepercayaan masyarakat akan luntur. Belum selesai dengan peristiwa JM yang cukup membanjiri social media, hari ini twitter diserbu dengan peristiwa terbakarnya Silver Bird di jalan tol Tangerang. Jika keduanya dibiarkan  membuat media konvensional akan menjadikan berita yang beredar di social media menjadi sumber berita.

Peristiwa dimulai dengan muatnya berita peristiwa artis FTV JM yang nyaris diperkosa dimuat di Warta Kota (4/4/12) dengan judul “JM Harap Sopir Taksi Cabul Ditangkap “ setelah JM melaporkan peristiwa yang menimpa dirinya ke Mapolrestro Jakarta Timur, Selasa (3/4/2012) kemudian link berita beredar di twitter, sontak semua platform social media seperti facebook, youtube dan blog memuat berita ini. Berita terus meluas seiring dengan berbagai dugaan nama sebenarnya artis berinisial “JM” tersebut. Berita tersebut membuat manajemen Blue Bird diburu para kuli tinta. Manajemen Blue Bird Group dibantu PR Agency tentunya sudah melakukan berbagai kegiatan media relations seperti menggelar press conference dsb tapi apa yang sudah dilakukan belumlah cukup apalagi ketika muncul berita tanggal 10 April yang menduga sopir tersebut kabur karena tidak memenuhi panggilan dan hingga hari ini (17/04) beredar kabar di kalangan media bahwa R tidak diketahui keberadaannya alias kabur. Jika dibiarkan berbagai berita negatif akan kembali memanas.

Apa yang sudah dikerjakan oleh Blue Bird belumlah cukup.Jangan hanya fokus pada media konvensional (print, online dan TV) dan media hard news saja, coba alihkan perhatian dengan membangun opini atau berita yang berimbang di ranah social media. Belum terlihat Blue Bird bergerilya di social media dengan berbagai blast feature article yang meng-counter masalah ini sebagai peristiwa keteledoran JM yang mudah percaya pada bujuk rayu sang sopir atau kebodohan seseorang yang mudah percaya akan membukakan ‘aura’ sang artis. Percayalah social media adalah media yang paling dipercaya publik saat ini. Jadi meskipun Blue Bird sudah membangun Crisis Center 24 jam, rasanya jangan mengecilkan peran social media.

Balik ke teori Crisis Management Flowchart. Berikut ini adalah tips berharga yang pantas diikuti.

Saat terjadi “crisis” perusahaan harus membentuk “24-hour crisis centre” /crisis team secepat mungkin dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. PR consultant/PR agency: Mengumpulkan dan membuat summary mengenai crisis yang terjadi (pemberitaan negative) mengenai perusahaan/client dan di submit ke perusahaan/client segera.
  2. Perusahaan menunjuk jurubicara/“spokesperson”terlatih, seperti Director, PR/Comm Managers/Directors/Corp.Secretary untuk memberikan pernyataan/keterangan kepada media/publik.  Komunikasi dengan media hanya dilakukan oleh “spokeperson” yang ditunjuk, tidak boleh lebih dari satu “spokeperson”.
  3. PR Consultant/PR agency: Menyiapkan “Press Statement” atas crisis yang terjadi dan penanganannya seperti, mengutamakan keselamatan/safety, pelayanan kesehatan dan sebagainya dalam waktu 1×24 jam agar dapat menjaga reputasi perusahaan/client
  4. Mengundang  media serta distribusi press release ke media nasional (cetak dan elektronik) segera mungkin, tidak boleh dari 24 jam.

 

Catatan: Setiap komunikasi ke publik hanya dilakukan oleh “spokeperson” yang di tunjuk agar komunikasi dengan media/publik akan terarah, jelas dan pasti.  Pada masa awal crisis, pemberitaan cenderung negatif.

PENTING – Selama crisis berlangsung, media monitoring team harus memantau pemberitaan terkait crisis, termasuk ‘key opinion formers’ statement di media (cetak dan elektronik).

Tahap Investigasi: probing kasus dengan pihak terkait (keluarga korban/pihak yang dirugikan, kepolisian, pengacara pihak client, instansi pemerintah/departemen terkait, LSM dan pemuka masyarakat).

Proses investigasi akan berlangsung sekitar 4-8 minggu tergantung dari kasus crisis.  Pemberitaan negatif sejak crisis akan cenderung menjadi neutral hingga hasil investigasi selesai.  Tetapi, harus diantisipasi pemberitaan  dimedia “serangan” atau opinion dari competitor atau LSM/group yang tidak pro terhadap perusahaan.

Setelah hasil  invetigasi selesai,  akan dilanjutkan dengan Press conference untuk memaparkan hasil investigasi/probing result dan di publikasikan kepada media dan stakeholders.  Angle pemberitaan juga dapat diciptakan melalui ‘key opinion formers’ untuk memberikan statement positif terkait crisis tersebut.

Team saat crisis (PR Consultant/agency):

  1. Dibutuhkan 2-3 PR Consultant: menyiapkan press statement (versi Indonesia-English), menyiapkan anticipated Q&A dan mengundang target media (nasional) dan client servicing selama crisis berlangsung.
  2.  Dibutuhkan 2 orang Media monitoring team (memantau berita cetak maupun online), bisa juga dengan bantuan jasa MediaBanc.
  3. Media summary hasil pantauaan selama crisis berlangsung.

Namun hal diatas adalah teorinya namun setiap peristiwa memiliki keunikan penanganannya. Contoh soal pada peristiwa krisis yang dihadapi oleh Blue Bird, karena berita JM dibesarkan oleh berita yang muncul di social media, harap jangan abaikan keberadaannya.

Public Relations membantu membangun image anda

 

Public relations bukan sesuatu yang terjadi begitu saja. Bagaimana sebuah perusahaan atau produk/jasa yang dirasakan penting di mata publik, terutama di mata para pemegang saham atau pelanggan potensial. Perusahaan harus memiliki anggaran besar untuk kita bisa membangun citra positif di mata publik.

 

Dengan strategi PR yang baik, kita harus bisa membangun pesan positif di mata publik dan meminimalkan hal-hal yang akan berpotensi negatif di mata masyarakat. Public relations memang masih dianggap ‘annoying brother’ bagi advertising.  Ketika tujuan utama avertising adalah untuk “stick a product in person’ dalam benak pelanggan potensial dan memberinya alasan untuk membelinya. Namun pendekatan PR jauh lebih agresif dan langsung. Public relations akan menginformasikan target audiens tentang siapa Anda dan apa yang telah Anda lakukan pada produk atau layanan tersebut,  apa hal-hal baik yang telah dilakukan bagi masyarakat dan bagaimana Anda membuat rencana ke depan dalam membantu masyarakat menjadi lebih baik lagi. Ini juga akan membantu menambah keuntungan melalui repeat sales.

 

Ada beberapa cara di mana sebuah perusahaan atau organisasi dapat menggunakan public relations untuk meningkatkan citra positif mereka di mata publik:

 

  • Sebuah perusahaan dapat menyumbangkan waktu dan uang untuk kegiatan amal melalui program CSR yang baik, atau dapat mengatur acara amal untuk mengumpulkan uang untuk tujuan tertentu. Potensi pelanggan dan pemegang saham ingin tahu apakah perusahaan peduli dan ingin tahu apakah perusahaan peduli pada hal yang terjadi di sekelilingnya ?
  • Pendekatan lain yaitu kegiatan PR sebagai representasi dari perusahaan Anda. Konsultan public relations dapat mengatasi masyarakat dengan cara-cara baik yang mungkin semua perusahaan ingin melakukannya. Penyebaran siaran pers dilakukan dimana perusahaan bisa menyampaikan  pesan yang tepat untuk dibagikan ke orang yang tepat dan kemudian dapat menjawab setiap pertanyaan yang mungkin timbul. Siaran pers adalah alat yang hebat, tapi isinya sangat penting, masalah apapun yang timbul dari siaran pers akan berdampak bagi perusahaan, jadi berhati-hatilah! Siaran pers ditulis dengan baik bisa mencapai ribuan orang yang tidak tahu tentang kegiatan perusahaan Anda. Juga siaran pers jauh lebih murah daripada bentuk iklan atau advetorial. Anda tidak akan pernah mampu “menyentuh” bagian yang sama dari audiens Anda dalam sebuah pidato publik seperti yang akan Anda dapatkan dari sebuah siaran pers yang baik.

 

Citra bisnis dapat berarti segalanya, suatu peristiwa negatif yang besar, bahkan jika hanya dianggap kejadian negatif di mata publik, secara harfiah dapat menghancurkan perusahaan. Jika sebuah perusahaan ingin sukses dan tetap sukses, Anda harus membuat dan melindungi citra positif dan satu-satunya cara untuk benar-benar melakukan itu secara efektif adalah melalui kegiatan Public Relations yang baik.

 

Percayakan kegiatan public relations anda pada konsultan yang baik yang tidak hanya mengandalkan reputasi perusahaan yang besar tapi konsultan yang mengerti apa goal anda dengan kegiatan ini. Selamat bekerja !

 

Sumber : http://www.aboutu.gr/public-relations-improves-your-image/#.ToAgnFG8nDY

Lima Hal Pentingnya Social Media untuk Kebutuhan Bisnis


Seorang eksekutif membahas strategi Home Depot pengecer rumah bangunan untuk menarik konsumen melalui Facebook, Twitter, dan blog untuk berinteraksi dengan pelanggan

Oleh Brad Shaw

Home Depot (HD) mulai menyadari pentingnya berkomunikasi langsung dengan pelanggan pada tahun 2007. Seorang blogger menyarankan HD  tentang pentingnya layanan pelanggan dengan memulai dengan sebuah postingan yang akan menarik ribuan komentar. Di masa lalu mungkin HD selalu merespon tapi dengan ‘suara’ perusahaan, namun salah seorang eksekutif HD kemudian mengambil langkah berbeda dan sebuah terobosan baru di perusahaannya. Dia menulis tanggapan pribadi dan mengakui bahwa blogger tersebut benar bahwa HD harus bekerja keras untuk memperbaikinya.

Social Media sejak saat itu telah menjadi jalan bagi HD untuk meningkatkan layanan pelanggan bukan hanya dianggap sebagai ‘kendaraan’ bagi mereka untuk berinteraksi. Tahun 2008 HD mulainya dengan Twitter, namun banyak solusi pelanggan sedang membutuhkan pertolongan namun dibatasi oleh 140 karakter. Pada tahun 2009 HD meluncurkan Facebook Fanpage dan setahun kemudian meluncurkan DIY (Do It Your Self) Community Online, http://community.homedepot.com

 

 

 

 

 

 

Home Depot memutuskan untuk meminta seorang store associates menjadi key person dalam berinteraksi sosial. Dia adalah salah seorang yang menguasai produk dan ahli di bidangnya seseorang yang dibutuhkan pelanggan. Rasanya dia adalah pilihan yang tepat untuk berinteraksi dalam social media.

Berikut adalah lima pelajaran yang dapat kita pelajari tentang social media dari pengalaman Home Depot bertumbuh -kembang.

Anda tidak dapat mengontrol pembicaraan. Anda harus belajar dari nyaman menjadi tidak nyaman. Anda harus terbiasa melihat dan mendengar hal-hal buruk tentang merek Anda dibicarakan di forum publik. Anda harus membiarkan orang memiliki mikrofon secara eksklusif, atau Anda turut ambil  bagian dalam percakapan di mana Anda berusaha mengatasi kekhawatiran mereka. Kita seharusnya tidak boleh menyampaikan promosi perusahaan. Ini harus menjadi sebuah percakapan yang natural, apa adanya tanpa rekayasa. Ambil sisi positifnya, hal-hal positif yang dikatakan orang tentang merek Anda akan memperkuat posisi merek. Pelanggan akan dengan senang hati berkunjung ke  Fanpage untuk mencari tahu tentang berbagai produk Anda dan  pesan positif tentang merek Anda memiliki berdampak yang jauh lebih baik dan kredibilitas perusahaan akan langsung didengar oleh para Facebook fans.

Jadilah Diri Sendiri. Jangan buat perusahaan Anda berbeda antara online dengan offline. Social Media akan mengekspos sifat nyata dari budaya perusahaan Anda. Jika Anda mencoba untuk menjadi sesuatu yang bukan diri sendiri, pelanggan anda akan lari. Misalnya, jangan coba untuk menjadi ‘hip atau edgy’ dalam strategi sosial Anda jika itu tidak mencerminkan budaya perusahaan Anda. Aktivitas sosial Anda harus mencerminkan realitas. Menyambut kritik pedas dan memberi umpan balik akan mencerminkan sifat  asli dan transparansi perusahaan. Demikian juga Anda harus mendorong rekanan yang menggunakan social media untuk menulis dengan cara mereka berbicara sehari-hari. Mereka tidak perlu takut untuk mengatakan “hei”,  tetap informal dalam percakapan dan menggunakan nama asli mereka.

Ini tentang banyak orang. Untuk benar-benar melibatkan audien Anda, jagalah keseimbangan antara komunikasi dengan orang dan promosi produk Anda. HD menemukan fakta bahwa tingkat keterlibatan dan topik yang dibuat secara ril lebih tinggi untuk konten bagi kepetingan banyak orang. Fanpage HD mendapat reaksi positif dari  cerita tentang salah satu member bagaimana Home Depot membangun jalan kursi roda untuk pelanggan yang cacat fisik. Atau ketika salah satu toko HD mengadopsi anak kucing yang ditinggalkan pemiliknya. Hampir setiap minggu, mereka memposting perkembangan kucing di Facebook. Orang lain bahkan membuat Fanpage dengan Orange Homer Bucket produk yang dijual di Home Depot – di mana banyak orang melihat. Jenis posting seperti itu akan menarik orang untuk melirik merek Anda bahkan membuat mereka menyadari bahwa Anda bukan hanya ‘monolit tak berwajah’.

Pelanggan Anda membutuhkan tangan expertise yang mengerti kebutuhan mereka. Home Depot memutuskan untuk menggunakan ‘real store associates’ untuk mengisi konten DIY Community online, serta mengupdate Facebook dan Twitter. Kita dapat mengajarkan ‘real store associates’ tentang media sosial HD (meskipun kenyataannya mereka telah mengajarkan banyak), namun HD tidak bisa memberikan orang lain tentang pengetahuan dan keahlian produk-produk Home Depot. Untuk itulah  pelanggan mencari HD. HD berusaha agar pelanggan merasakan pengalaman yang sama antara berkunjung ke dunia maya Home Depot dengan datang langsung ke toko Home Depot.

Nah, siapkan anda dan bisnis anda bersosial media.

Sumber : http://buswk.co/oGdL4R

Memanfaatkan Quick Response Code untuk Mempromosikan Bisnis Anda


Seorang konsultan pemasaran digital adalah orang yang tepat bagaimana Quick Respond Code  bekerja dan  dan bagaimana memasukkan Quick Response Code  ke dalam rencana pemasaran perusahaan

Oleh. Karen E. Klein

Fatheadz telah lama digunakan sebagai sponsor mobil balap untuk mempromosikan lini oversize sunglassesnya. Tapi karena penggemar balap tidak sering masuk ke situs resmnya Fatheadz, Chief Executive Rico Elmore merasa telah kehilangan kesempatan dalam pemasaran. Setelah belajar tentang Quick Response Code awal tahun ini, ia melakukan tindakan dengan melakukan beberapa perubahan besar. Sekarang, pengguna ponsel pintar yang ingin mendapat informasi  tentang driver favoritnya akan melihat kacamata Fatheadz itu. Meskipun data penjualan masih dala proses, Elmore mengatakan bahwa bulan Juni adalah  bulan terbaik bagi perusahaan di Indianapolis dibanding penjualan bulan sebelumnya.

Quick Response Code  dikembangkan sekitar 15 tahun lalu, tapi mereka hanya mulai diadopsi oleh perusahaan-perusahaan kecil di AS seperti Elmore, kata Jared Smith, CEO of Talent Evolution, sebuah konsultan pemasaran digital di Laguna Niguel, California, setelah Smith berbicara dengan kolumnis Quick Answer Karen E. Klein tentang menggunakan kode.

Karen E. Klein: Darimana  QR Code berasal?

Jared Smith: Ini sebenarnya sudah ada sejak pertengahan 1990-an, terutama di Jepang. Di AS, mereka baru memakainya dalam 18 bulan terakhir. Orang-orang mulai memperhatikan QR Code pada produk dan di majalah. Saya melakukan banyak seminar dan berbicara tentang mereka karena pemilik usaha kecil yang mulai bertanya-tanya bagaimana untuk memanfaatkannya.

Bagaimana QR Code bekerja?

QR Code sebenarnya kode bar 2D yang anda scan dengan smart phone atau perangkat mobile lainnya. Anda harus men-download pembaca QR Code, maka anda dapat menggunakannya untuk mengakses semua jenis informasi, termasuk alamat web, informasi kontak pribadi atau profesional, atau internet lnding page. Ada beberapa aplikasi QR dapat Anda download secara gratis.

Jadi, anda harus tahu sedikit tentang QR Code dan anda harus mendapatkan teknologi untuk dapat menggunakannya. Apakah yang membuat QR Codes eksklusif ? Ya, anda harus bias tahu  untuk menggunakannya, tetapi sekali anda memahamnya, itu sangat mudah untuk mempelajari lebih lanjut. Saya telah membuat QR Code meledak membawanya ke berbagai seminar saya, dan orang-orang kagum. Mereka selalu mengatakan, “Saya telah melihatnya. Apa itu?”

Apa anda sebagai pemilik bisnis tidak menyadari kekuatan QR Code ?

Hanya sekitar 50% tidak tahu apa yang saya bicarakan. 50% lainnya agak akrab dengan teknologi. Semua dari mereka ingin tahu lebih banyak, terutama tentang bagaimana mereka dapat mulai menggunakan QR Code.

Apa ini cara terbaik untuk bisnis kecil untuk menggunakan QR Code ?

Kami merekomendasi klien kami menggunakannya untuk mendorong orang menggunakan produk tertentu atau jasa, bukan hanya sebagai link ke website mereka. Bila anda menggunakannya untuk pertama kali, anda perlu untuk mengedukasi target audience tentang QR Code. Katakan kepada mereka apa yang harus dilakukan: “Scan kode ini dan mendapatkan informasi lebih lanjut” atau “menerima diskon.”

Kita lihat bagaimana QR Code akan bekerja terbaik sesuai dengan rencana pemasaran secara keseluruhan.

QR Code adalah alat komunikasi yang bagus untuk memanfaatkan kegiatan offline, kampanyekan di iklan cetak, atau kartu bisnis anda, atau mungkin kemasan produk anda. Kita akan lihat hasilnya segera.

QR Code dapat membawa mere ke specific landing page, seperti  video testimonial video atau link perusahaan anda ke halaman Facebook. Salah satu hal utama adalah memiliki QR Code memberikan tingkat tambahan informasi. Tunjukan pada target audience anda bahwa produk anda benar-benar keren.

Anda juga dapat menggunakan QR Code sebagai alat pelacakan dengan mengikat ke sebuah promosi khusus. Sebagai contoh, kita menggunakan untuk mempromosikan sebuah acara seminar dan memberi mereka yang telah menscan disko sebesar 25%. Itu metrik besar.

Bagaimana suatu perusahaan membuat  kode ini ?

Cukup anda gunakan alat yang disebut generator QR Code. ; contoh : http://qrcode.kaywa.com/. Dan ini gratis. Dan ada beberapa aplikasi yang berbeda dapat anda gunakan untuk menghasilkan QR Code. Anda memasukkan URL di mana anda ingin kode ini masuk dan kemudian anda mendapatkan gambar kode. Anda tinggal klik kanan dan copy paste ke materi anda.

Dan jika Anda menggunakannya pada bahan cetak, anda tinggal kirim ke desainer anda atau atau cetak terlebih dahulu. Sebelumnya pastikan QR Code telah diuji Anda tidak ingin konsumen potensial anda datang ke tempat yang salah bukan ?

Hal lain yang harus anda  ingat adalah pastikan halaman link ke QR  Code  telah siap, sehingga orang dapat melihat QR Code dengan mudah dalam teleponnya.

Sumber : 

Using Quick Response Codes to Promote Your Business – BusinessWeek http://buswk.co/qil304 via @BW

Coba anda baca Quick Response Code ini :

9 tips praktis bagi seorang juru bicara

Saya kadang-kadang berfikir bagaimana cara mempersiapkan seorang ‘spoke person’ atau juru bicara bisa berhasil mempersiapkan wawancara pertamanya hanya dalam 10 menit bahkan kurang ? Meskipun bisa saja seorang pemula bisa berubah menjadi seorang juru bicara yang brilian hanya dalam hitungan menit. Atau bisa saja seseorang yang dalam peringkat 4 bisa melompat ke peringkat 6 hanya dengan beberapa menit persiapan.

Berikut ini sembilan tips penting yang wajib dilakukan oleh sang juru bicara. Tips ini sangat penting terutama bagi anda seorang pemula.

  1. Develop a message: Ini sangat penting  apa yang ingin anda sampaikan pada saat wawancara. Tuliskan tiga  kalimat yang paling penting anda ingin berkomunikasikan kepada penonton.
  2. Repeat, repeat, repeat : Anda harus mengartikulasikan setidaknya satu dari pesan anda dalam setiap jawaban. Anda tidak harus seperti burung beo yang selalu mengulang kembali kata demi kata tetapi harus mengkomunikasikannya dengan cerdik, dan fokus pada pesan inti.
  3. Transition: Tidak ada pertanyaan “sempurna”. Ini pekerjaan Anda sebagai juru bicara untuk membuat transisi, atau “jembatan,” dari pertanyaan mereka untuk pesan anda. Untuk membantu anda melakukan itu, anda dapat menggunakan baris seperti, “Yang paling penting untuk diingat adalah …” atau, “Yah, seperti apa yang kita lihat di sini adalah ….”
  4. Don’t make a new friend: Jika dalam  20 menit  wawancara anda berjalan lancar, anda mungkin berpikir pada diri sendiri: “Wow. Ternyata tidak sulit sama sekali” Saat anda merasa nyaman dan mulai berpikir bahwa reporter adalah teman anda, anda akan kesulitan untuk menjauh bahkan akan sering membuat kesalahan. Ingat anda boleh bersikap ramah tapi ingat mereka  bukan teman anda.
  5. Speak everyday English: Anda mungkin berpikir anda terdengar lebih kredibel jika Anda berbicara dengan istilah-istilah dan jargon hebat. Justru itu akan  menjadi penghalang antara anda dan audiens. Ketika berbicara dengan khalayak umum, menggunakan kata-kata yang mudah dimengerti.
  6. Don’t bury your lead: Ketika menjawab pertanyaan, jangan mengarah kepada kesimpulan anda. Berikan bagian yang paling menarik dari jawaban anda. Jika anda memiliki cukup banyak waktu, anda dapat kembali dan menyediakan topik lebih banyak tetapi jika anda tidak mendominasi, wartawan dapat dengan mudah memotong pembicaraan  sebelum anda mendapatkan kesempatan.
  7. Be your most engaging self: Ini terdengar seperti nasihat klise, tapi tidak. Kebanyakan juru bicara baru berpikir mereka harus mengubur sifat asli mereka yang harus terlihat seperti seorang juru bicara yang “resmi” atau “kredibel”. Justru itu akan terlihat membosankan. Jadilah diri anda sendiri. Sikap tubuh yang penuh kehangatan dan tersenyum yang menyenangkan.
  8. Speak 10 percent louder than usual: Jika Anda pergi ke depan televisi dan berbicara pada volume yang biasa, mungkin akan keluar dengan nada datar bahkan tidak terdengar sama sekali. Untuk sebagian besar dari kita, TV memiliki efek “mematikan” , berarti Anda harus berbicara sedikit lebih keras dari suara biasanya. Plus, meningkatkan volume biasanya membantu menghidupkan bahasa tubuh Anda.
  9. Watch your tone: Jika Anda merasa defensif, anda akan terlihat defensif. Daripada ucapan anda terlihat panik, mendingan anda bersikap tenang. Jika anda tidak memiliki jawaban yang tepat, penonton akan  cenderung untuk percaya tanggapan dari juru bicara yang tidak defensif.

 

Sumber: http://bit.ly/hmhsR8